hm,,, sekian lama.. kau tak kunjung update.. ke Rimba mana kau menghilang..??? bersembunyi di balik pepohonan kerinduan yaaaa.. sampai kau lupakan diri tuk sekedar mengunjungi dan memantau lembar maya yang telah kau cipta.. sudah lupa yaa..??? ^_^
yah... sgala kerinduan, keresahan, kegalauan dkk yang ternyata mampu mengantarkanmu ke dunia barumu.. dunia yang telah lama kau damba & impikan.. meski masih saja berada di garis start. tak apalah... yang penting, kau belum benar-benar kehilangan jejak dunia itu...
Eh... ternyata masih dalam dunia mimpi berkepanjangan...! kapan yaa kau akan benar-benar terjaga dari mimpi-mimpi indah itu...??? dan bangkit merajut mimpi, merentas harapan dan menyulam angan menjadi sutera kenyataan...
Ayo doooooonk......!! jangan biarkan dia pergi lagi tuk kesekian kalinya... cegahlah kepergiannya sekuat jiwa ragamu jika ia mencoba pamit lagi dari hidupmu... kau harus tetap mempertahankannya tuk slalu hadir di sisi hidupmu...!
Janji yaaaaaa.............?!! ^_^
0 Comments
Bisikan Jiwa…
Ya Allah . . . . .
Berikan kekuatan padaku dalam mencari sinar
Di jalan ini kuhadapi duka dan sendu sepi
Tidakku terdaya lagi menahan sgala cobaan yang menantang ini
Terasa bagai titik tlah kutemui mengakhiri sgala yang tlah aku mulai
Ya Allah . . . . .
Jaga dan Lindungilah sgenap jiwa ragaku
Bekalkanlah daku dengan limpahan iman
Agar tabahku dalam menghadapi cobaan dariMu
Agar tidak ku berhenti di pertengahan jalan
Kini….. Di sini…..
Aku berdiri bersama harapan yang tulus suci
Agar terbitlah kembali Sang Mentari pagi
Setelah malamku berkalut penuh duka…
Namun, ku tahu akan ada hikmahnya
Setiap sgala yang menimpa diri
Kupasrah dan serahkan sgalanya padaMu
Yang Berkuasa atas sgala yang tercipta
Karna Kau Maha Mengetahui sgala yang terbuku di hati
Ketika ku arahkan mataku ke langit tinggi
Kulihat cahayaMu terang nan suci
Ku adukan segala beban hidupku & kelemahanku yang penuh duka
Ku tahu…..
Hanya Engkau yang mampu
Melepaskan ikatan dari saluran lubang airmataku
Memberiku rahmat dan membalut semua lukaku dengan cahayaMu yang lembut
Hanya Engkau yang selalu bersedia
Mendengar sgala rintihan hati hambaMu
& Menjawab seluruh pengaduan hambaMu…
Hanya Allah . . . . . Allah . . . . . & Allah . . . . . !
*...........الا بذكرالله تطمئن القلوب*
* INGATLAAAAAH ALLAH SETIAAAP SAAT............*
Ya Allah . . . . .
Berikan kekuatan padaku dalam mencari sinar
Di jalan ini kuhadapi duka dan sendu sepi
Tidakku terdaya lagi menahan sgala cobaan yang menantang ini
Terasa bagai titik tlah kutemui mengakhiri sgala yang tlah aku mulai
Ya Allah . . . . .
Jaga dan Lindungilah sgenap jiwa ragaku
Bekalkanlah daku dengan limpahan iman
Agar tabahku dalam menghadapi cobaan dariMu
Agar tidak ku berhenti di pertengahan jalan
Kini….. Di sini…..
Aku berdiri bersama harapan yang tulus suci
Agar terbitlah kembali Sang Mentari pagi
Setelah malamku berkalut penuh duka…
Namun, ku tahu akan ada hikmahnya
Setiap sgala yang menimpa diri
Kupasrah dan serahkan sgalanya padaMu
Yang Berkuasa atas sgala yang tercipta
Karna Kau Maha Mengetahui sgala yang terbuku di hati
Ketika ku arahkan mataku ke langit tinggi
Kulihat cahayaMu terang nan suci
Ku adukan segala beban hidupku & kelemahanku yang penuh duka
Ku tahu…..
Hanya Engkau yang mampu
Melepaskan ikatan dari saluran lubang airmataku
Memberiku rahmat dan membalut semua lukaku dengan cahayaMu yang lembut
Hanya Engkau yang selalu bersedia
Mendengar sgala rintihan hati hambaMu
& Menjawab seluruh pengaduan hambaMu…
Hanya Allah . . . . . Allah . . . . . & Allah . . . . . !
*...........الا بذكرالله تطمئن القلوب*
* INGATLAAAAAH ALLAH SETIAAAP SAAT............*
Ketika hati merasa lelah
Mengejar impian dan cita
Menatap kekerdilan diri
Renungi kelemahan jiwa
Ratapi kekalahan yang menerpa
Jiwa yang slalu alpha
Ketika hati merasa lelah
Menyadari asa yang kini berserakan
Tercecer tanpa dapat terkendali
Kucoba memahami hakikat diri
Hati yang terlalu rapuh
Tertiup desahan angin lalu
Yang mencoba menghapus cita
Memadamkan seluruh jejak asa
Ketika hati merasa lelah
Ku mengadu pada Illahy
Kucoba merintih padaNya
Tuk kembalikan semua yang tlah hilang
Yang tlah memudar dari diriku
Serpihan asa yang pernah menyatu
Dalam kalbu dan urat nadiku
Ketika hati merasa lelah
Ku pasrahkan sgalanya pada yang Berhak
Mengendalikan segenap asaku
Mengatur segala impian dan citaku
Kuhanya mampu berharap
Iakan kembalikan asa itu
Dan berikan sgalanya yang terbaik untukku…
Mengejar impian dan cita
Menatap kekerdilan diri
Renungi kelemahan jiwa
Ratapi kekalahan yang menerpa
Jiwa yang slalu alpha
Ketika hati merasa lelah
Menyadari asa yang kini berserakan
Tercecer tanpa dapat terkendali
Kucoba memahami hakikat diri
Hati yang terlalu rapuh
Tertiup desahan angin lalu
Yang mencoba menghapus cita
Memadamkan seluruh jejak asa
Ketika hati merasa lelah
Ku mengadu pada Illahy
Kucoba merintih padaNya
Tuk kembalikan semua yang tlah hilang
Yang tlah memudar dari diriku
Serpihan asa yang pernah menyatu
Dalam kalbu dan urat nadiku
Ketika hati merasa lelah
Ku pasrahkan sgalanya pada yang Berhak
Mengendalikan segenap asaku
Mengatur segala impian dan citaku
Kuhanya mampu berharap
Iakan kembalikan asa itu
Dan berikan sgalanya yang terbaik untukku…
Hari ini… Detik ini juga… Cobalah kau pergi ke hadapan ibumu… Tatap dan pandangilah wajahnya dalam-dalam…Mungkin ketika ia sedang duduk-duduk istirahat sambil membaca buku kegemarannya… Atau mungkin ketika ia sedang marah, memarahi dirimu atau marah pada semua orang yang ada di dalam rumahmu… Carilah sesuatu di wajahnya… Selamilah binar cinta di matanya… Kasih sayang di bibirnya… Aura kasih di pipinya… Di hidungnya… Di dahinya… Di mana-mana juga anggota tubuh badannya… Di situ akan nampak betapa mahalnya ia selagi ia hidup… Jika kau tidak buta…!
Ktika malam tiba… Disaat ia tertidur lelap… kembalilah menatap wajahnya dalam-dalam… terdapat gurat-gurat senja dibalik wajah anggunnya… kemudian tutuplah matamu perlahan-lahan.. & Coba kau bayangkan ini :
Tiba-tiba setelah bangun tidur besok pagi… Matanya yang terpejam tak akan terbuka tuk selama-lamanya… Tangan halusnya tak lagi mampu membelai rambutmu dan tak dapat lagi tuk menghapus air matamu… Dan tak ada lagi nasehatnya yang selama ini sering kau abaikan… Bayangkan Ibumu sudah tiada lagi di dunia ini !! Dia sudah meninggal !! Menemui Rabbnya di alam sana…..
Tidak sempat kau minta ampun dan minta dihalalkan segala-galanya… Tuk stiap tetes susunya yang berhasil membuat kau tumbuh sehat sampai hari dan detik ini, tuk semua peluh keringat yang terkucur dari setiap kerja kerasnya, tuk segenap letih & penatnya mendidik dan mengasuh anak-anaknya, tuk sakit yang harus ia tanggung karna kelelahannya, tuk semua pengorbanannya dan tuk segala sesuatunya yang belum sempat kau pinta tuk dihalalkan…
Kemudian kau seperti tak percaya semua itu telah terjadi… Lalu kau pegang tangannya yang sudah dingin sambil kau panggil-panggil dia dengan harapan dia akan bangun dan hidup kembali… sekali.. dua kali.. tiga kali.. seratus kali.. seribu kali.. bahkan sejuta kali.. Sekarang, kau menangis… dari air mata jernih hingga kau menangiskan air mata darah, darah putih dan darah merah… Bisakah ibumu hidup lagi ??? Bisakah dia bangun kembali dan tersenyum memeluk anak-anaknya untuk kali kedua setelah dia sudah tidak bernyawa, untuk selama-lamanya ???
Disaat itu… barukah kau akan menyesal dengan segala tingkah lakumu saat dia masih hidup ??? baru saat itukah kesadaran itu akan muncul dalam dirimu??? Pikirkanlah saat ini… Saat ia masih bisa berdiri di sampingmu… Selagi nafasnya masih tercium oleh kehidupan ini… Selama ia masih mampu menatap anak-anaknya penuh cinta..
Apakah kamu sudah benar-benar mampu membahagiakannya ??? ia yang sekian kalinya selalu bahagiakanmu, memenuhi segala kehendakmu… Apakah kamu pernah terfikir untuk membalas segala jasa dan seluruh pengorbanannya ???
Sebelum ada kata terlambat, segeralah bertindak…!!! Lakukanlah apa yang dapat kau lakukan… tidak ada waktu untuk menunda-nunda lagi… Hargailah ibumu selagi ia masih hidup… indahkanlah senyumannya… senangkanlah hatinya… dan kasihkanlah kewujudannya…
Sebab, sekali ibumu pergi menghadap Illahy… sampai kapanpun kau takkan berjumpa dengannya lagi…! Sampai kapanpun… dan sampai kapanpun !! dan penyesalan itu pasti akan sangat menyiksamu kelak jika saat ini kau lengah & tak peduli….. (M.A)
Ktika malam tiba… Disaat ia tertidur lelap… kembalilah menatap wajahnya dalam-dalam… terdapat gurat-gurat senja dibalik wajah anggunnya… kemudian tutuplah matamu perlahan-lahan.. & Coba kau bayangkan ini :
Tiba-tiba setelah bangun tidur besok pagi… Matanya yang terpejam tak akan terbuka tuk selama-lamanya… Tangan halusnya tak lagi mampu membelai rambutmu dan tak dapat lagi tuk menghapus air matamu… Dan tak ada lagi nasehatnya yang selama ini sering kau abaikan… Bayangkan Ibumu sudah tiada lagi di dunia ini !! Dia sudah meninggal !! Menemui Rabbnya di alam sana…..
Tidak sempat kau minta ampun dan minta dihalalkan segala-galanya… Tuk stiap tetes susunya yang berhasil membuat kau tumbuh sehat sampai hari dan detik ini, tuk semua peluh keringat yang terkucur dari setiap kerja kerasnya, tuk segenap letih & penatnya mendidik dan mengasuh anak-anaknya, tuk sakit yang harus ia tanggung karna kelelahannya, tuk semua pengorbanannya dan tuk segala sesuatunya yang belum sempat kau pinta tuk dihalalkan…
Kemudian kau seperti tak percaya semua itu telah terjadi… Lalu kau pegang tangannya yang sudah dingin sambil kau panggil-panggil dia dengan harapan dia akan bangun dan hidup kembali… sekali.. dua kali.. tiga kali.. seratus kali.. seribu kali.. bahkan sejuta kali.. Sekarang, kau menangis… dari air mata jernih hingga kau menangiskan air mata darah, darah putih dan darah merah… Bisakah ibumu hidup lagi ??? Bisakah dia bangun kembali dan tersenyum memeluk anak-anaknya untuk kali kedua setelah dia sudah tidak bernyawa, untuk selama-lamanya ???
Disaat itu… barukah kau akan menyesal dengan segala tingkah lakumu saat dia masih hidup ??? baru saat itukah kesadaran itu akan muncul dalam dirimu??? Pikirkanlah saat ini… Saat ia masih bisa berdiri di sampingmu… Selagi nafasnya masih tercium oleh kehidupan ini… Selama ia masih mampu menatap anak-anaknya penuh cinta..
Apakah kamu sudah benar-benar mampu membahagiakannya ??? ia yang sekian kalinya selalu bahagiakanmu, memenuhi segala kehendakmu… Apakah kamu pernah terfikir untuk membalas segala jasa dan seluruh pengorbanannya ???
Sebelum ada kata terlambat, segeralah bertindak…!!! Lakukanlah apa yang dapat kau lakukan… tidak ada waktu untuk menunda-nunda lagi… Hargailah ibumu selagi ia masih hidup… indahkanlah senyumannya… senangkanlah hatinya… dan kasihkanlah kewujudannya…
Sebab, sekali ibumu pergi menghadap Illahy… sampai kapanpun kau takkan berjumpa dengannya lagi…! Sampai kapanpun… dan sampai kapanpun !! dan penyesalan itu pasti akan sangat menyiksamu kelak jika saat ini kau lengah & tak peduli….. (M.A)
Se0rang PerWira Itu Pantang Untuk Sekadar Meneteskan Air Mata . . .
Baginya ..... :
* Air Mata hanya akan menyatakan ketidak berdayaan diri di mata lawan...
* Air Mata tak akan mampu menyelesaikan setiap masalahnya...
* Air Mata hanya akan melumpuhkan kekuatan yang membara dalam jiwa...
* Air Mata yang menetes bersama asap penyesalan hanya akan meredam api semangat perjuangan...
* Kesuksesan dalam perjuangan tidak akan dapat diraih bila hanya dengan Air Mata yang tertetes...
* Bahkan seorang akan bergelar pengecut bila ia hanya mempersembahkan sebuah Air Mata untuk semua reaksi dari semua yang pernah dilakukan...
Tapi... Ingat Pula !!!
Jiwa kita lebih berhak untuk mempersembahkan Air Mata khusus untuk yang Maha Menciptakannya... Termasuk menciptakan Air Mata untuk kita...!!!
"Sudah banyak derai Air Mata tumpah membasahi bumi dari ekspresi suka dan duka anak manusia... Tapi, entah berapa butir Air Mata dari sekian banyak tangisan itu yang mampu menggapai ridha Allah Azza waJalla...???"
Baginya ..... :
* Air Mata hanya akan menyatakan ketidak berdayaan diri di mata lawan...
* Air Mata tak akan mampu menyelesaikan setiap masalahnya...
* Air Mata hanya akan melumpuhkan kekuatan yang membara dalam jiwa...
* Air Mata yang menetes bersama asap penyesalan hanya akan meredam api semangat perjuangan...
* Kesuksesan dalam perjuangan tidak akan dapat diraih bila hanya dengan Air Mata yang tertetes...
* Bahkan seorang akan bergelar pengecut bila ia hanya mempersembahkan sebuah Air Mata untuk semua reaksi dari semua yang pernah dilakukan...
Tapi... Ingat Pula !!!
Jiwa kita lebih berhak untuk mempersembahkan Air Mata khusus untuk yang Maha Menciptakannya... Termasuk menciptakan Air Mata untuk kita...!!!
"Sudah banyak derai Air Mata tumpah membasahi bumi dari ekspresi suka dan duka anak manusia... Tapi, entah berapa butir Air Mata dari sekian banyak tangisan itu yang mampu menggapai ridha Allah Azza waJalla...???"
- Untuk memahami waktu Satu Tahun, Tanyalah pada seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas..!
- Untuk memahami waktu Satu Bulan, Tanyalah pada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur..!
- Untuk memahami waktu Satu Minggu, Tanyalah pada seorang editor majalah mingguan..!
- Untuk memahami waktu Satu Hari, Tanyalah pada seorang pekerja dengan gaji harian..!
- Untuk memahami waktu Satu Jam, Tanyalah pada seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya..!
- Untuk memahami waktu Satu Menit, Tanyalah pada seseorang yang ketinggalan kereta api..!
- Untuk memahami waktu Satu Detik, Tanyalah pada seseorang yang selamat dari kecelakaan..!
- Untuk memahami waktu Satu Milidetik, Tanyalah pada seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade..!
& Akhirnya sadarkah anda bahwa waktu terus berlalu...???
Siapkah anda mempertanggungjawabkan kepada Allah bagaimana anda menggunakan setiap milidetik waktu anda ???????
- Untuk memahami waktu Satu Bulan, Tanyalah pada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur..!
- Untuk memahami waktu Satu Minggu, Tanyalah pada seorang editor majalah mingguan..!
- Untuk memahami waktu Satu Hari, Tanyalah pada seorang pekerja dengan gaji harian..!
- Untuk memahami waktu Satu Jam, Tanyalah pada seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya..!
- Untuk memahami waktu Satu Menit, Tanyalah pada seseorang yang ketinggalan kereta api..!
- Untuk memahami waktu Satu Detik, Tanyalah pada seseorang yang selamat dari kecelakaan..!
- Untuk memahami waktu Satu Milidetik, Tanyalah pada seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade..!
& Akhirnya sadarkah anda bahwa waktu terus berlalu...???
Siapkah anda mempertanggungjawabkan kepada Allah bagaimana anda menggunakan setiap milidetik waktu anda ???????
Luangkanlah waktu untuk berfikir… Karena berfikir adalah sumber kekuatan !
Luangkanlah waktu untuk membaca… Karena membaca adalah landasan sikap bijaksana !
Luangkanlah waktu untuk bermain… Karena bermain merupakan rahasia awet muda !
Luangkanlah waktu untuk diam… Karena diam adalah kesempatan emas menuju Rabb !
Luangkanlah waktu untuk tertawa… Karena tertawa adalah musik jiwa !
Luangkanlah waktu untuk peduli… Karena peduli adalah kesempatan untuk membantu sesama !
Luangkanlah waktu untuk bersikap santun… Karena sikap santun adalah jalan menuju kebahagiaan !
Luangkanlah waktu untuk berkhayal… Karena hayalan mampu melahirkan masa depan !
Luangkanlah waktu untuk mencintai dan dicintai… Karena cinta adalah anugerah terbesar dari Allah !
Luangkanlah waktu untuk berdo’a… Karena do’a adalah kekuatan terbesar di muka bumi ini !
Luangkanlah waktu untuk membaca… Karena membaca adalah landasan sikap bijaksana !
Luangkanlah waktu untuk bermain… Karena bermain merupakan rahasia awet muda !
Luangkanlah waktu untuk diam… Karena diam adalah kesempatan emas menuju Rabb !
Luangkanlah waktu untuk tertawa… Karena tertawa adalah musik jiwa !
Luangkanlah waktu untuk peduli… Karena peduli adalah kesempatan untuk membantu sesama !
Luangkanlah waktu untuk bersikap santun… Karena sikap santun adalah jalan menuju kebahagiaan !
Luangkanlah waktu untuk berkhayal… Karena hayalan mampu melahirkan masa depan !
Luangkanlah waktu untuk mencintai dan dicintai… Karena cinta adalah anugerah terbesar dari Allah !
Luangkanlah waktu untuk berdo’a… Karena do’a adalah kekuatan terbesar di muka bumi ini !
Alhamdulillah... Allah slalu mengerti harapan kami.. hari ini Ia lengkapi lagi kebahagiaan kami dengan kehadiran kakak & abangku ditengah-tengah keceriaan kami menyambut Syawal ke-1430 H di istana terbaru kami.. disertai dengan celoteh keponakan-keponakanku yang masih super lucu and guemezin bzanget..!! melepas rindu setelah lama tak saling bertatap wajah adalah dambaan setiap insan yang masih memiliki hati.. begitu juga dengan kami.. apalagi disaat lebaran.. keinginan untuk bisa berkumpul kembali seperti tahun-tahun silam itu begitu besar.. Alhamdulillah hari ini Ia kabulkan ingin kami itu.. walaupun ternyata masih kurang satu.. kakak sulungku yang belum hadir di sini.. namun, kami sadar itu tak mudah.. karna ia skarang berada di kota yang jauh.. dan tentu saja belum diberikan izin oleh-Nya.. yach tak apalah.. smoga masih ada kesempatan dilain waktu... amieeeenn..!!
Fajar menyingsing di ufuk timur
Menyambut mesra sang mentari syawal
Hadir dengan sejuta senyum menawan
Penuh ghairah & pesona…..
Berbondong-bondong mereka melangkah
Menuju satu barisan agung
Menghadap satu arah kiblat
Tuk laksanakan ‘ied ya lama dinanti
Seiring beranjaknya senja ramadhan
Penuhi hari-hari lalu…
Ada duka bersirat kebahagiaan
Ramadhan beranjak pergi…
Syawal pun hadir menemani
Sedang aku disini…
Terpekur di istana sepi
Sedih menatap nasib diri
Yang tak dapat temani
Mereka yang melangkah
Berjejer dalam satu barisan
Memikul bahagia tiada tara… :(
* !!... عيد مبارك عليناوعليكم ... تقبل الله من و منكم ... كل عام و انتم بخير *
Menyambut mesra sang mentari syawal
Hadir dengan sejuta senyum menawan
Penuh ghairah & pesona…..
Berbondong-bondong mereka melangkah
Menuju satu barisan agung
Menghadap satu arah kiblat
Tuk laksanakan ‘ied ya lama dinanti
Seiring beranjaknya senja ramadhan
Penuhi hari-hari lalu…
Ada duka bersirat kebahagiaan
Ramadhan beranjak pergi…
Syawal pun hadir menemani
Sedang aku disini…
Terpekur di istana sepi
Sedih menatap nasib diri
Yang tak dapat temani
Mereka yang melangkah
Berjejer dalam satu barisan
Memikul bahagia tiada tara… :(
* !!... عيد مبارك عليناوعليكم ... تقبل الله من و منكم ... كل عام و انتم بخير *
dua hari lalu... hujan mutiara itu begitu deras mengguyur jiwa alpaku.. petir & kilat pun sambar menyambar... menggetarkan raga rapuhku.. membuat hati ini semakin terombang-ambing diterjang badai amarah dan ombak gemuruh emosi yang tak ingin berhenti menerpa diri yang terlalu kerdil.. Astaghfirullahal adziem..!! Kini... hujan mutiara itupun mulai berlalu.. menyisakan banjir yang kini menghadang & menghambat langkah kakiku menuju hari fitri yang kian usai.. dengan lapang dada kuharuz terima kegagalanku tuk capai target juangku.. sedieh deeeeehhhh....! :( haruz diserang banjir lagi raya tahun nie......
alhamdulillah.. pagi jelang siang kemarin adik-adikku sampai di istana kami.. tak ada rasa yang menyapa selain bahagia yang menyelimuti jiwa dalam kerinduan mendalam.. jua rasa syukur yang tak terhingga kehadiratNya yang telah mentransfer anugerah agung ini.. Namun, di balik kebahagiaan itu.. tersimpan duka yang masih berkarat.. satu keluarga besar yang tak lagi utuh.. kami kehilangan tiga kepala.. yang kini telah membina sebuah keluarga baru di istana baru mereka.. smoga mampu menjadi sebuah keluarga harmonis & usrah sakinah mawaddah wa rahmah.. amieen...!
Maghrib itu.. Ifthar pertama kami pada ramadhan kali ini.. begitu indaaah..! kembali terdengar celoteh ceria dalam rindu yang selama ini terpendam.. Ramadhan terakhirkah? ntahlach.. hanya Dia yang tahu.. Namun, jika kuboleh meminta.. aku ingin selalu ada di sisi mereka.. orang-orang yang aku cintai setulus hati..^_^ jangan Engkau singkatkan kebahagiaan ini ya Rabb..!
Maghrib itu.. Ifthar pertama kami pada ramadhan kali ini.. begitu indaaah..! kembali terdengar celoteh ceria dalam rindu yang selama ini terpendam.. Ramadhan terakhirkah? ntahlach.. hanya Dia yang tahu.. Namun, jika kuboleh meminta.. aku ingin selalu ada di sisi mereka.. orang-orang yang aku cintai setulus hati..^_^ jangan Engkau singkatkan kebahagiaan ini ya Rabb..!
sediiih..... saat aku haruz melepaskan jatidiriku... aku benar2 tak kuasa tuk mempertahankannya... situasi.. kondisi.. dan keadaan menuntut aku tuk sejenak menyingkirkan jejak asliku... sm0ga Allah tak salahkan jalan dan pilihanku ini... bimbing dan tuntun aku ya Rabb!! Engkau lebih tau apa yang terbaik untuk hambaMu ini...
aku tuch... sebenarnya punya sejuta mimpi.. mimpi menjadi seperti apa yang aku impikan.. aku ingin.. tak perlu lagi basa-basi melanglang menuju cita-cita itu.. menerobos kehidupan dengan segenap potensi & bakat yang entah aku miliki atau tidak.. aku tak ingin mimpi-mimpi itu terkubur.. ada yang haruz aku gali.. tapi tak mudah!
yah... sadar langkahku masih sangat tertatih-tatih.. dan butuh tongkat kokoh yang mampu menyangga harapan dan impianku.. tongkat tuk bantu aku berjalan di tengah kegelapan malam.. dengan terseok-seok & hati berkeping-keping(ky' pa seeh bntuknye?^_^)pastinya...
namun.. aku pun tak tau kapan kan kutemukan tongkat penyangga itu..!!!
mungkin.. aku butuh semangat & motivasi tanpa henti.. yang entah ingin aku dapatkan dari mana.. yang jelas aku sangat butuh..!! tapi.. itu saja belum cukup.. aku juga butuh modal.. baik tenaga maupun materi.. ntachlach...
bisakah aku mengejar mimpi-mimpi itu seorang dirie...???????????????
yah... sadar langkahku masih sangat tertatih-tatih.. dan butuh tongkat kokoh yang mampu menyangga harapan dan impianku.. tongkat tuk bantu aku berjalan di tengah kegelapan malam.. dengan terseok-seok & hati berkeping-keping(ky' pa seeh bntuknye?^_^)pastinya...
namun.. aku pun tak tau kapan kan kutemukan tongkat penyangga itu..!!!
mungkin.. aku butuh semangat & motivasi tanpa henti.. yang entah ingin aku dapatkan dari mana.. yang jelas aku sangat butuh..!! tapi.. itu saja belum cukup.. aku juga butuh modal.. baik tenaga maupun materi.. ntachlach...
bisakah aku mengejar mimpi-mimpi itu seorang dirie...???????????????
duechhh....knapa sich aq begitu sulit tuk menata hati...?? aq tak ingin ada kecewa, benci, & sakiet hatie di hati insan yang pernah aq kenal...tapi knapa?? q selalu hadir menjadi bumerang pengganggu hidup mereka...? yang mengacau balaukan hati mereka.. knapa??????
lagi-lagiii... bendungan air mataku retak..!! benteng pertahananku ambruk lagi... hatiku porak poranda... ada sesal, perieh, kecewa pada diriku & berjuta perasaan lainnya singgah di hatiku.. teraduk menjadi adonan kesedihan mendalam.. aq tak tau apakah akan ada hati yang terluka karna segenap sikapku... aku gak tau jika hal itu benar2 terjadi.. ada perasan bersalah yang terselip di bingkai hatiku.. yang kini temaniku.. disetiap detik waqtuku yang terlewatie...
terkadang... sesal itu hadir dampingi hari-hariku.. ku tak pernah mengerti apa yang aku putuskan itu tepat atau tidak.. baik atau tidak dihadapanNya & didepan manusia.. ntahlachhh....! semoga Ia masih sudi berpihak pada tiap langkah yang q hatur.....
lagi-lagiii... bendungan air mataku retak..!! benteng pertahananku ambruk lagi... hatiku porak poranda... ada sesal, perieh, kecewa pada diriku & berjuta perasaan lainnya singgah di hatiku.. teraduk menjadi adonan kesedihan mendalam.. aq tak tau apakah akan ada hati yang terluka karna segenap sikapku... aku gak tau jika hal itu benar2 terjadi.. ada perasan bersalah yang terselip di bingkai hatiku.. yang kini temaniku.. disetiap detik waqtuku yang terlewatie...
terkadang... sesal itu hadir dampingi hari-hariku.. ku tak pernah mengerti apa yang aku putuskan itu tepat atau tidak.. baik atau tidak dihadapanNya & didepan manusia.. ntahlachhh....! semoga Ia masih sudi berpihak pada tiap langkah yang q hatur.....
PENYESALAN SEORANG HAMBA AKAN DIRINYA
Aku Tahu………bahwa dunia ini fana, tapi aku mengejarnya.
Aku tahu bahwa menuju akhirat adalah perjalanan yang panjang, tapi aku tidak mempersiapkan bekal untuknya.
Aku tahu bahwa neraka itu benar-bener ada, tapi aku tidak berusaha menjauhinya.
Aku tahu bahwa surga itu mahal harganya, tapi aku beramal asal-asalan.
Aku tahu ‘adzab Allah itu pedih, tapi aku masih berbuat dosa.
Aku tahu bahwa Allah maha mengabulkan do’a, tapi aku meminta kepada manusia.
Aku tahu bahwa Allah maha adil, tapi aku membalas kedhaliman manusia.
Aku tahu bahwa harta itu bisa membuat hisabku di akhirat menjadi lama, tapi aku mengumpulkannya.
Aku tahu bahwa waktu adalah nafas yang tiada kembali, tapi aku berbuat sia-sia.
Aku tahu bahwa Al-Quran itu kelak bisa menjadi hujjah bagiku (membelaku) dan bisa menjadi hujjah atasku (mendebatku), tapi kau tidak cemas akan hal itu.
Aku tahu bahwa do’a orang terdhalimi itu tanpa hijab dengan Allah, tapi aku suka menyakiti saudaraku.
Aku tahu bahwa kenikmatan dunia bisa menjadi istidraj, tapi aku tidak khawatir tentangnya.
Aku tahu bahwa penyakit itu penghapus dosa-dosa, tapi aku membencinya.
Aku tahu bahwa cobaan itu untuk meningkatkan iman, tapi aku mengeluh tentangnya.
Aku tahu bahwa istri/suami adalah manusia, tapi aku menuntutnya sempurna.
Aku tahu bahwa setan itu musuh yang ingin mengajakku ke neraka, tapi aku menuruti bisikannya.
Aku tahu bahwa ajal datang tiba-tiba, tapi aku selalu menunda persiapan.
Aku tahu……..kalau aku tidak tahu diri.
“Apabila aku tidak menemui sahabat yang bertaqwa, lebih baik aku hidup menyendiri dari pada aku harus bersama orang-orang jahat” (Imam Syafi’i).
Aku Tahu………bahwa dunia ini fana, tapi aku mengejarnya.
Aku tahu bahwa menuju akhirat adalah perjalanan yang panjang, tapi aku tidak mempersiapkan bekal untuknya.
Aku tahu bahwa neraka itu benar-bener ada, tapi aku tidak berusaha menjauhinya.
Aku tahu bahwa surga itu mahal harganya, tapi aku beramal asal-asalan.
Aku tahu ‘adzab Allah itu pedih, tapi aku masih berbuat dosa.
Aku tahu bahwa Allah maha mengabulkan do’a, tapi aku meminta kepada manusia.
Aku tahu bahwa Allah maha adil, tapi aku membalas kedhaliman manusia.
Aku tahu bahwa harta itu bisa membuat hisabku di akhirat menjadi lama, tapi aku mengumpulkannya.
Aku tahu bahwa waktu adalah nafas yang tiada kembali, tapi aku berbuat sia-sia.
Aku tahu bahwa Al-Quran itu kelak bisa menjadi hujjah bagiku (membelaku) dan bisa menjadi hujjah atasku (mendebatku), tapi kau tidak cemas akan hal itu.
Aku tahu bahwa do’a orang terdhalimi itu tanpa hijab dengan Allah, tapi aku suka menyakiti saudaraku.
Aku tahu bahwa kenikmatan dunia bisa menjadi istidraj, tapi aku tidak khawatir tentangnya.
Aku tahu bahwa penyakit itu penghapus dosa-dosa, tapi aku membencinya.
Aku tahu bahwa cobaan itu untuk meningkatkan iman, tapi aku mengeluh tentangnya.
Aku tahu bahwa istri/suami adalah manusia, tapi aku menuntutnya sempurna.
Aku tahu bahwa setan itu musuh yang ingin mengajakku ke neraka, tapi aku menuruti bisikannya.
Aku tahu bahwa ajal datang tiba-tiba, tapi aku selalu menunda persiapan.
Aku tahu……..kalau aku tidak tahu diri.
“Apabila aku tidak menemui sahabat yang bertaqwa, lebih baik aku hidup menyendiri dari pada aku harus bersama orang-orang jahat” (Imam Syafi’i).
Berabad hari silam....
Q coba kejar indah pelangi
Tuk cipta mahligai abjad disana
Tapi jaya tak mau hampiriq
Ghairahpun tak sudi iringi langkah penaq
Q selalu ambruk tanpa daya
& gagal tuk bangkit kembali
Namun kini....
Dirinya hadir mengusik asaq
Ia bawaq berlari...
Mengejar & gapai pesona sang pelangi
Ia bantu aQ berdiri...
Tuk kepakkan sayap yang pernah retak
& aQ pun kembali terbang ke angkasa
Bersamanya....
Q hatur tarian pena
Walau sekadar untaian mutiara kata
Itu sudah sangat cukup berarti
Tuk lukiskan pelangi di figura hatiq
Siapapun dirimu....
& kemana pun dirimu kan melangkah
Kau tetaplah teman yang berharga
Karna andilmu warnai lembar asa..Q!!
( Trims Wat sosok yang tlah menginspirasiq tuk kembali melangkah..!! A A F ^_^ )
Q coba kejar indah pelangi
Tuk cipta mahligai abjad disana
Tapi jaya tak mau hampiriq
Ghairahpun tak sudi iringi langkah penaq
Q selalu ambruk tanpa daya
& gagal tuk bangkit kembali
Namun kini....
Dirinya hadir mengusik asaq
Ia bawaq berlari...
Mengejar & gapai pesona sang pelangi
Ia bantu aQ berdiri...
Tuk kepakkan sayap yang pernah retak
& aQ pun kembali terbang ke angkasa
Bersamanya....
Q hatur tarian pena
Walau sekadar untaian mutiara kata
Itu sudah sangat cukup berarti
Tuk lukiskan pelangi di figura hatiq
Siapapun dirimu....
& kemana pun dirimu kan melangkah
Kau tetaplah teman yang berharga
Karna andilmu warnai lembar asa..Q!!
( Trims Wat sosok yang tlah menginspirasiq tuk kembali melangkah..!! A A F ^_^ )
Biar terlalu lama impian
Akan tetap aQ genggam...
Setiap kali selepas sholat
Aku selalu memohon kepada Allah
Semoga segal impianku tercapai jua
Aku yakin Allah akan makbulkan...
Aku selalu bersyukur kepadaNya
Biarpun yang aku ingini belum tercapai
Karna saat aku merasa berduka lara
Allah selalu berikan aku anegrah lain
Yang tak pernah aku pinta...
Bagaimana aku tidak bersyukur?
Sebelum ini aku memandang penuh sayu
Bilamana diriku tidak diperdulikan..
Orang lain banyak teman, aku tidak..!
Berbagai kata-kata semangat & sanjungan yang diberikan kepadanya
tetapi.. aku hanya memandang sepi..
Aku berjauh hati... Tapi aku bersyukur..!
Karna tanpa aku sadari Allah yang membangkitkan semangatku
Aku tidak perlu untuk menerima sanjungan
pujian atau simpati dari siapapun..!
Ya Allah.....
Betapa besarnya anugrah yang Kau berikan padaku
Sudah banyak airmataku tumpah...
Tatkala aku hayati betapa besar kasih sayangMu
Disaat aku tidak ada keyakinan diri...
Lantaran aku melupakanMu & lupa bersyukur padaMu
Aku tidak Pernah menyadari
Betapa besarnya karuniaMu yang ada padaku
Aku berdosa Ya Allah..!!
Tapi.. Engkau Maha Pengasih lagi Maha Pengmpun
Semuanya ini karna anugrah dariMu ya Allah
Aku bermohon.. ya Allah berikanlah aku ilham!
Alhamdulillah di dalam hidup ini akan q teruskan usahaku
Yang telah lama aku pendamkan...
Biar kritikan atau apa saja
Akan aku teruskan demi mencapai impianku
Allah pasti akan menolongku..!!
Disaat aku lemah lunglai tak berdaya
Semangat & kekuatan kembali datang dengan bermunajat kepadaMu
Aku selalu berkata pada diriku...
Disaat orang lain tidak mempedulikanku
" Allah ada! dan pasti akan menolong hamba yang meminta kepadaNya!
Usahlah berkeluh kesah..! Bermohonlah kepadaNya!! "
Ya Allah.....
Tak henti q mengucap syukur padaMu
Aku bersujud dihadapanMu ya Rabb..
Menitis air mataku, bukan sekadar menitis
Tetapi.. berderai air mataku
Sungguh teramat besar anugrahMu padaku..
Ya Allah.....
Andai sudah tersurat begini perjalanan hidupku
Aku ridha dan pasrah menerima sgala kurniaanMu
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui...
Apa-apa yang terbaik untuk hamba2Mu...!!
Akan tetap aQ genggam...
Setiap kali selepas sholat
Aku selalu memohon kepada Allah
Semoga segal impianku tercapai jua
Aku yakin Allah akan makbulkan...
Aku selalu bersyukur kepadaNya
Biarpun yang aku ingini belum tercapai
Karna saat aku merasa berduka lara
Allah selalu berikan aku anegrah lain
Yang tak pernah aku pinta...
Bagaimana aku tidak bersyukur?
Sebelum ini aku memandang penuh sayu
Bilamana diriku tidak diperdulikan..
Orang lain banyak teman, aku tidak..!
Berbagai kata-kata semangat & sanjungan yang diberikan kepadanya
tetapi.. aku hanya memandang sepi..
Aku berjauh hati... Tapi aku bersyukur..!
Karna tanpa aku sadari Allah yang membangkitkan semangatku
Aku tidak perlu untuk menerima sanjungan
pujian atau simpati dari siapapun..!
Ya Allah.....
Betapa besarnya anugrah yang Kau berikan padaku
Sudah banyak airmataku tumpah...
Tatkala aku hayati betapa besar kasih sayangMu
Disaat aku tidak ada keyakinan diri...
Lantaran aku melupakanMu & lupa bersyukur padaMu
Aku tidak Pernah menyadari
Betapa besarnya karuniaMu yang ada padaku
Aku berdosa Ya Allah..!!
Tapi.. Engkau Maha Pengasih lagi Maha Pengmpun
Semuanya ini karna anugrah dariMu ya Allah
Aku bermohon.. ya Allah berikanlah aku ilham!
Alhamdulillah di dalam hidup ini akan q teruskan usahaku
Yang telah lama aku pendamkan...
Biar kritikan atau apa saja
Akan aku teruskan demi mencapai impianku
Allah pasti akan menolongku..!!
Disaat aku lemah lunglai tak berdaya
Semangat & kekuatan kembali datang dengan bermunajat kepadaMu
Aku selalu berkata pada diriku...
Disaat orang lain tidak mempedulikanku
" Allah ada! dan pasti akan menolong hamba yang meminta kepadaNya!
Usahlah berkeluh kesah..! Bermohonlah kepadaNya!! "
Ya Allah.....
Tak henti q mengucap syukur padaMu
Aku bersujud dihadapanMu ya Rabb..
Menitis air mataku, bukan sekadar menitis
Tetapi.. berderai air mataku
Sungguh teramat besar anugrahMu padaku..
Ya Allah.....
Andai sudah tersurat begini perjalanan hidupku
Aku ridha dan pasrah menerima sgala kurniaanMu
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui...
Apa-apa yang terbaik untuk hamba2Mu...!!
Pagi ini.....
Tangisku pecah lagi..!!
Dadaku Sesak!
Hatiku Sakiet dan perieh!
Kristal-kristal bening itu kembali berguguran
Banjiri jiwa alpaku yang kian rapuh..
Saat aQ tersadar...
HatiQ belum mampu tuk berubah
Jiwa ini masih berlumur noda pekat
& Raga ini masih diselimuti lumpur dosa
Ach.. aQ terpeleset lagi..!!
Rabby... aQ tersungkur & kembali terjatuh
aQ tergelincir & terperosok ke jurang itu lagi
aQ Lemah tanpa uluran kasihMu...
aQ Rapuh tanpa tongkat penyangga cintaMu...
Ya Allah... Ku mohon..!!
Tuntun aQ tuk rengkuh cintaMu
Bimbing aQ tuk temui kekasih pilihan hatiMu
& Bawa aQ tuk gapai Firdaus dalam ridhaMu
Terbang bersama sayap cinta yang Kau ridhai pula!!
( Rabby.. Kuatkan hamba tuk dapat Lupakannya..!! )
Tangisku pecah lagi..!!
Dadaku Sesak!
Hatiku Sakiet dan perieh!
Kristal-kristal bening itu kembali berguguran
Banjiri jiwa alpaku yang kian rapuh..
Saat aQ tersadar...
HatiQ belum mampu tuk berubah
Jiwa ini masih berlumur noda pekat
& Raga ini masih diselimuti lumpur dosa
Ach.. aQ terpeleset lagi..!!
Rabby... aQ tersungkur & kembali terjatuh
aQ tergelincir & terperosok ke jurang itu lagi
aQ Lemah tanpa uluran kasihMu...
aQ Rapuh tanpa tongkat penyangga cintaMu...
Ya Allah... Ku mohon..!!
Tuntun aQ tuk rengkuh cintaMu
Bimbing aQ tuk temui kekasih pilihan hatiMu
& Bawa aQ tuk gapai Firdaus dalam ridhaMu
Terbang bersama sayap cinta yang Kau ridhai pula!!
( Rabby.. Kuatkan hamba tuk dapat Lupakannya..!! )
Cinta...
Adalah sendi kehidupan hati dan makanan pokok jiwa.
Hati tidak merasakan kelezatan, kenikmatan, kebahagiaan & kehidupan
Tanpa unsur cinta di dalamnya...
Apabila hati telah kehilangan cinta
Maka deritanya lebih sakit dirasakan
Daripada derita yang dialami oleh mata
Disaat kehilangan cahayanya...
Atau hidung dikala hilang indera penciumannya...
Dan lisan ketika hilang suaranya...
( IBNU QOYYIM )
Segala aktivitas manusia digerakkan oleh cinta..
Karnanya, cinta bisa membawa pelakunya ke dalam jurang binasa..
Tapi.. Cinta pun mampu memandu pemiliknya menyonsong bahagia..
Tegantung siapa yang dicinta,
Bagaimana ia merefleksikan cinta..
Dan motif yang membuatnya jatuh cinta....
Cinta yang terpuji adalah cinta yang bisa mendatangkan kepada pemilik cinta itu hal-hal yang memberinya manfaat di dunia maupun akhirat.. maka cinta yang seperti ini merupakan muara sebuah kebahagiaan...
Adapun cinta yang tercela adalah cinta yang bisa mendatangkan kepada pemiliknya hal-hal yang membawanya kepada kerugian dunia dan akhirat.. dan cinta semacam ini adalah sumber penderitaan dan duka lara....
Adalah sendi kehidupan hati dan makanan pokok jiwa.
Hati tidak merasakan kelezatan, kenikmatan, kebahagiaan & kehidupan
Tanpa unsur cinta di dalamnya...
Apabila hati telah kehilangan cinta
Maka deritanya lebih sakit dirasakan
Daripada derita yang dialami oleh mata
Disaat kehilangan cahayanya...
Atau hidung dikala hilang indera penciumannya...
Dan lisan ketika hilang suaranya...
( IBNU QOYYIM )
Segala aktivitas manusia digerakkan oleh cinta..
Karnanya, cinta bisa membawa pelakunya ke dalam jurang binasa..
Tapi.. Cinta pun mampu memandu pemiliknya menyonsong bahagia..
Tegantung siapa yang dicinta,
Bagaimana ia merefleksikan cinta..
Dan motif yang membuatnya jatuh cinta....
Cinta yang terpuji adalah cinta yang bisa mendatangkan kepada pemilik cinta itu hal-hal yang memberinya manfaat di dunia maupun akhirat.. maka cinta yang seperti ini merupakan muara sebuah kebahagiaan...
Adapun cinta yang tercela adalah cinta yang bisa mendatangkan kepada pemiliknya hal-hal yang membawanya kepada kerugian dunia dan akhirat.. dan cinta semacam ini adalah sumber penderitaan dan duka lara....
Ya Allah.....
Seandainya rindu ini suci.. titipkanlah!
Seandainya ukhuwah ini kudus.. panjangkanlah!
Seandainya luka ini berhikmah.. biarkanlah!
Seandainya ingatan ini berfaedah.. teruskanlah!
Aku dambakan keredhoan-Mu.....
Tunjukkan aQ.. SuluhiQ dengan Nur hidayah-Mu..
Yang mengobati resah dan lukaku..
Aku tidak tau apa yang baik untukku..
Moga aQ dapat kembali mendekapi cinta-Mu
Berbunga menharum mewangi abadi di hatiku..
Engkaulah sebaik tempat mengadu..
Engkaulah yang Maha Mengetahui bisik hati..
Limpahkan ketenangan dalam hatiku..
Ya Rabb.....
Seandainya rindu ini suci.. titipkanlah!
Seandainya ukhuwah ini kudus.. panjangkanlah!
Seandainya luka ini berhikmah.. biarkanlah!
Seandainya ingatan ini berfaedah.. teruskanlah!
Aku dambakan keredhoan-Mu.....
Tunjukkan aQ.. SuluhiQ dengan Nur hidayah-Mu..
Yang mengobati resah dan lukaku..
Aku tidak tau apa yang baik untukku..
Moga aQ dapat kembali mendekapi cinta-Mu
Berbunga menharum mewangi abadi di hatiku..
Engkaulah sebaik tempat mengadu..
Engkaulah yang Maha Mengetahui bisik hati..
Limpahkan ketenangan dalam hatiku..
Ya Rabb.....
Aku meminta kepada Allah
Setangkai bunga segar...
Allah beri aku kaktus berduri
Aku meminta kepada Allah
Binatang mungil yang cantik...
Allah beri aku ulat bulu
Aku sedih, protes & kecewa!!
Betapa tidak adilnya Allah..
Namun kemudian.....
Kaktus itu berbunga indah bahkan sangat indah!
Dan ulat itupun tumbuh dan menjadi kupu-kupu yang amat cantik!
Itulah jalan Allah...
Indah pada Waktunya..!!
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan
tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan!!
Setangkai bunga segar...
Allah beri aku kaktus berduri
Aku meminta kepada Allah
Binatang mungil yang cantik...
Allah beri aku ulat bulu
Aku sedih, protes & kecewa!!
Betapa tidak adilnya Allah..
Namun kemudian.....
Kaktus itu berbunga indah bahkan sangat indah!
Dan ulat itupun tumbuh dan menjadi kupu-kupu yang amat cantik!
Itulah jalan Allah...
Indah pada Waktunya..!!
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan
tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan!!
Ketika Q merasa...
Tak mampu Lagi berikan perhatian padamu,
Q yakin Allah mampu...!
Ketika Q merasa...
Tak mampu lagi membantumu bertahan,
Q yakin Allah mampu...!
Ketika Q merasa...
Tak mampu menjadi tempatmu berkeluh kesah,
Q yakin Allah mampu...!
Ya Rabb......
Satu pintaku...
Ketika Q sudah tak mampu lagi menggenggam erat tangan saudaraq,
Jangan pernah biarkan ia Lepas dari genggamanMu...!!!
Tak mampu Lagi berikan perhatian padamu,
Q yakin Allah mampu...!
Ketika Q merasa...
Tak mampu lagi membantumu bertahan,
Q yakin Allah mampu...!
Ketika Q merasa...
Tak mampu menjadi tempatmu berkeluh kesah,
Q yakin Allah mampu...!
Ya Rabb......
Satu pintaku...
Ketika Q sudah tak mampu lagi menggenggam erat tangan saudaraq,
Jangan pernah biarkan ia Lepas dari genggamanMu...!!!
Ia menjadi indah
Oleh pengorbanan menjemputnya
Di palung samudra
Juga oleh waktu yang membentuknya
Seperti dirimu yang juga indah
Oleh pengorbanan yang kau baktikan
Pada sesama
Sungguh engkau indah
Karena engkau adalah
Mutiara …
(A&N, 0ktober 04)
Mutiara, awalnya ia bukan apa-apa, hanya butiran pasir dan debu kotor yang tidak ada harganya. Waktu yang kemudian membentuknya. Detik demi detik, di kedalaman samudra, dalam kegelapan cangkang makhluq-Nya, dengan proses yang demikian panjang dan pelan, penuh kesabaran. Pun demikian, keidak dapat segera dinikmati dalam sekejap karn aia harus dijemput di kedalaman lautan, dikeluarkan dari rumahnya yang kokoh, dibersihkan, disepuh, dan diolah hingga menjadi perhiasan istimewa. Sungguh, hal itu adalah sebuah proses yang panjang dan melelahkan, bahkan bukan tidak mungkin terhenti di tengah jalan.
***
Mungkin engkau pernah merasa dirimu bukanlah apa-apa saat ini. Bahkan bias jadi lebih dari itu, engkau membenci dirimu sendiri sebagai manusia tidak berguna, makhluq sia-sia. Engkau merasa begitu banyak kekurangan, begitu banyak kesalahan, dan begitu banyak keburukan. Apalagi ketika orang lain tampak begitu sempurna dan memiliki banyak kelebihan, rasanya engkau makin ingin tenggelam.
Mengapa orang lain memiliki begitu banyak kelebihan, sedang aku tidak memiliki apa-apa kecuali kekurangan? Mengapa aku buruk, sedang orang lain cakep? Mengapa orang lain berhasil, sedang aku selalu gagal? Mengapa orang lain kaya, sedang aku miskin? … serta beribu “mengapa” lainnya yang akan membuat kita kecewa, terluka, dan terpaku pada kekurangan-kekurangan yang kita miliki.
Padahal, aku percaya, setiap kita tahu dan yakin, bahwa Allah tidak mungkin menciptakan makhluq-Nya hanya dengan kekurangan atau kelebihan; hanya dengan madharat, tanpa manfaat, atau sebaliknya. Pun kita manusia, pastilah memiliki keduanya dalam porsi imbang. Dia Yang Maha Kuasa membekali manusia dengan segala kelebihan, menjadikan setiap insane memiliki keistimewaan. Hanya saja, proses hidup yang kita alami mungkin telah membuatnya hanya menjadi potensi terpendam, tidak muncul ke permukaan. Bahkan, mungkin keistimewaan itu, sekalipun ia pernah muncul di masa kecil kita, kemudian terkubur oleh segala tekanan dan rintangan.
Padahal, ibarat mutiara, kita tidak dapat menjadi berharga begitu saja. Kita butuh waktu untuk membentuknya. Kita butuh proses panjang untuk mendapatkan keindahannya.
Proses ini membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Ya, sesungguhnya setiap kita adalah mutiara yang memiliki pancaran keindahannya masing-masing, seperti apaun adanya kita pada awalnya. Kita hanya harus menyepuhnya untuk membuatnya menjadi berharga.
Proses menyepuh ini, banyak cara dan jalannya. Rintangan, hambatan, dan pengalaman sesungguhnya merupakan bagian dari pembelajaran dan proses penyepuhan.
Proses menemukan “kemutiaraan” kita ini dapat diupayakan oleh kita sendiri atau orang lain, bahkan mungkin oleh gabungan keduanya. Hal itu tidak akan menjadi masalah karna pada dasarnya kita adalah mutiara. Kita hanya harus berusaha semaksimal mungkin, buka mata, buka telinga, buka hati, dan buka pikiran untuk menerima masukan-masukan kebaikan. Hanya satu awal yang perlu kita lakukan : I’TiQad & KeyAkinaN untuk menjadi MUT!ARA…!!
Sungguh, aku ingin menjadi Mutiara melalui berbagi apa yang bisa kubagi dan berbakti kapada sesama.
Engkau? Menjadi Mutiara seperti apa yang engkau inginkan???
( Catatan ini q kutip dr buku : "Karena Aku Begitu Cantik" Azimah Rahayu )
Oleh pengorbanan menjemputnya
Di palung samudra
Juga oleh waktu yang membentuknya
Seperti dirimu yang juga indah
Oleh pengorbanan yang kau baktikan
Pada sesama
Sungguh engkau indah
Karena engkau adalah
Mutiara …
(A&N, 0ktober 04)
Mutiara, awalnya ia bukan apa-apa, hanya butiran pasir dan debu kotor yang tidak ada harganya. Waktu yang kemudian membentuknya. Detik demi detik, di kedalaman samudra, dalam kegelapan cangkang makhluq-Nya, dengan proses yang demikian panjang dan pelan, penuh kesabaran. Pun demikian, keidak dapat segera dinikmati dalam sekejap karn aia harus dijemput di kedalaman lautan, dikeluarkan dari rumahnya yang kokoh, dibersihkan, disepuh, dan diolah hingga menjadi perhiasan istimewa. Sungguh, hal itu adalah sebuah proses yang panjang dan melelahkan, bahkan bukan tidak mungkin terhenti di tengah jalan.
***
Mungkin engkau pernah merasa dirimu bukanlah apa-apa saat ini. Bahkan bias jadi lebih dari itu, engkau membenci dirimu sendiri sebagai manusia tidak berguna, makhluq sia-sia. Engkau merasa begitu banyak kekurangan, begitu banyak kesalahan, dan begitu banyak keburukan. Apalagi ketika orang lain tampak begitu sempurna dan memiliki banyak kelebihan, rasanya engkau makin ingin tenggelam.
Mengapa orang lain memiliki begitu banyak kelebihan, sedang aku tidak memiliki apa-apa kecuali kekurangan? Mengapa aku buruk, sedang orang lain cakep? Mengapa orang lain berhasil, sedang aku selalu gagal? Mengapa orang lain kaya, sedang aku miskin? … serta beribu “mengapa” lainnya yang akan membuat kita kecewa, terluka, dan terpaku pada kekurangan-kekurangan yang kita miliki.
Padahal, aku percaya, setiap kita tahu dan yakin, bahwa Allah tidak mungkin menciptakan makhluq-Nya hanya dengan kekurangan atau kelebihan; hanya dengan madharat, tanpa manfaat, atau sebaliknya. Pun kita manusia, pastilah memiliki keduanya dalam porsi imbang. Dia Yang Maha Kuasa membekali manusia dengan segala kelebihan, menjadikan setiap insane memiliki keistimewaan. Hanya saja, proses hidup yang kita alami mungkin telah membuatnya hanya menjadi potensi terpendam, tidak muncul ke permukaan. Bahkan, mungkin keistimewaan itu, sekalipun ia pernah muncul di masa kecil kita, kemudian terkubur oleh segala tekanan dan rintangan.
Padahal, ibarat mutiara, kita tidak dapat menjadi berharga begitu saja. Kita butuh waktu untuk membentuknya. Kita butuh proses panjang untuk mendapatkan keindahannya.
Proses ini membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Ya, sesungguhnya setiap kita adalah mutiara yang memiliki pancaran keindahannya masing-masing, seperti apaun adanya kita pada awalnya. Kita hanya harus menyepuhnya untuk membuatnya menjadi berharga.
Proses menyepuh ini, banyak cara dan jalannya. Rintangan, hambatan, dan pengalaman sesungguhnya merupakan bagian dari pembelajaran dan proses penyepuhan.
Proses menemukan “kemutiaraan” kita ini dapat diupayakan oleh kita sendiri atau orang lain, bahkan mungkin oleh gabungan keduanya. Hal itu tidak akan menjadi masalah karna pada dasarnya kita adalah mutiara. Kita hanya harus berusaha semaksimal mungkin, buka mata, buka telinga, buka hati, dan buka pikiran untuk menerima masukan-masukan kebaikan. Hanya satu awal yang perlu kita lakukan : I’TiQad & KeyAkinaN untuk menjadi MUT!ARA…!!
Sungguh, aku ingin menjadi Mutiara melalui berbagi apa yang bisa kubagi dan berbakti kapada sesama.
Engkau? Menjadi Mutiara seperti apa yang engkau inginkan???
( Catatan ini q kutip dr buku : "Karena Aku Begitu Cantik" Azimah Rahayu )
BismiLLah.......
Q awaLi sgenap hatur langkahq...
membina Lembaran baru...
di dunia serba maju...
mencoba...
Sublimkan asa
menuju pelangi cinta
di dunia maya...
penguji hari-hari yang terlewati
Q awaLi sgenap hatur langkahq...
membina Lembaran baru...
di dunia serba maju...
mencoba...
Sublimkan asa
menuju pelangi cinta
di dunia maya...
penguji hari-hari yang terlewati


