hm,,, sekian lama.. kau tak kunjung update.. ke Rimba mana kau menghilang..??? bersembunyi di balik pepohonan kerinduan yaaaa.. sampai kau lupakan diri tuk sekedar mengunjungi dan memantau lembar maya yang telah kau cipta.. sudah lupa yaa..??? ^_^
yah... sgala kerinduan, keresahan, kegalauan dkk yang ternyata mampu mengantarkanmu ke dunia barumu.. dunia yang telah lama kau damba & impikan.. meski masih saja berada di garis start. tak apalah... yang penting, kau belum benar-benar kehilangan jejak dunia itu...
Eh... ternyata masih dalam dunia mimpi berkepanjangan...! kapan yaa kau akan benar-benar terjaga dari mimpi-mimpi indah itu...??? dan bangkit merajut mimpi, merentas harapan dan menyulam angan menjadi sutera kenyataan...
Ayo doooooonk......!! jangan biarkan dia pergi lagi tuk kesekian kalinya... cegahlah kepergiannya sekuat jiwa ragamu jika ia mencoba pamit lagi dari hidupmu... kau harus tetap mempertahankannya tuk slalu hadir di sisi hidupmu...!
Janji yaaaaaa.............?!! ^_^
0 Comments
Bisikan Jiwa…
Ya Allah . . . . .
Berikan kekuatan padaku dalam mencari sinar
Di jalan ini kuhadapi duka dan sendu sepi
Tidakku terdaya lagi menahan sgala cobaan yang menantang ini
Terasa bagai titik tlah kutemui mengakhiri sgala yang tlah aku mulai
Ya Allah . . . . .
Jaga dan Lindungilah sgenap jiwa ragaku
Bekalkanlah daku dengan limpahan iman
Agar tabahku dalam menghadapi cobaan dariMu
Agar tidak ku berhenti di pertengahan jalan
Kini….. Di sini…..
Aku berdiri bersama harapan yang tulus suci
Agar terbitlah kembali Sang Mentari pagi
Setelah malamku berkalut penuh duka…
Namun, ku tahu akan ada hikmahnya
Setiap sgala yang menimpa diri
Kupasrah dan serahkan sgalanya padaMu
Yang Berkuasa atas sgala yang tercipta
Karna Kau Maha Mengetahui sgala yang terbuku di hati
Ketika ku arahkan mataku ke langit tinggi
Kulihat cahayaMu terang nan suci
Ku adukan segala beban hidupku & kelemahanku yang penuh duka
Ku tahu…..
Hanya Engkau yang mampu
Melepaskan ikatan dari saluran lubang airmataku
Memberiku rahmat dan membalut semua lukaku dengan cahayaMu yang lembut
Hanya Engkau yang selalu bersedia
Mendengar sgala rintihan hati hambaMu
& Menjawab seluruh pengaduan hambaMu…
Hanya Allah . . . . . Allah . . . . . & Allah . . . . . !
*...........الا بذكرالله تطمئن القلوب*
* INGATLAAAAAH ALLAH SETIAAAP SAAT............*
Ya Allah . . . . .
Berikan kekuatan padaku dalam mencari sinar
Di jalan ini kuhadapi duka dan sendu sepi
Tidakku terdaya lagi menahan sgala cobaan yang menantang ini
Terasa bagai titik tlah kutemui mengakhiri sgala yang tlah aku mulai
Ya Allah . . . . .
Jaga dan Lindungilah sgenap jiwa ragaku
Bekalkanlah daku dengan limpahan iman
Agar tabahku dalam menghadapi cobaan dariMu
Agar tidak ku berhenti di pertengahan jalan
Kini….. Di sini…..
Aku berdiri bersama harapan yang tulus suci
Agar terbitlah kembali Sang Mentari pagi
Setelah malamku berkalut penuh duka…
Namun, ku tahu akan ada hikmahnya
Setiap sgala yang menimpa diri
Kupasrah dan serahkan sgalanya padaMu
Yang Berkuasa atas sgala yang tercipta
Karna Kau Maha Mengetahui sgala yang terbuku di hati
Ketika ku arahkan mataku ke langit tinggi
Kulihat cahayaMu terang nan suci
Ku adukan segala beban hidupku & kelemahanku yang penuh duka
Ku tahu…..
Hanya Engkau yang mampu
Melepaskan ikatan dari saluran lubang airmataku
Memberiku rahmat dan membalut semua lukaku dengan cahayaMu yang lembut
Hanya Engkau yang selalu bersedia
Mendengar sgala rintihan hati hambaMu
& Menjawab seluruh pengaduan hambaMu…
Hanya Allah . . . . . Allah . . . . . & Allah . . . . . !
*...........الا بذكرالله تطمئن القلوب*
* INGATLAAAAAH ALLAH SETIAAAP SAAT............*
Ketika hati merasa lelah
Mengejar impian dan cita
Menatap kekerdilan diri
Renungi kelemahan jiwa
Ratapi kekalahan yang menerpa
Jiwa yang slalu alpha
Ketika hati merasa lelah
Menyadari asa yang kini berserakan
Tercecer tanpa dapat terkendali
Kucoba memahami hakikat diri
Hati yang terlalu rapuh
Tertiup desahan angin lalu
Yang mencoba menghapus cita
Memadamkan seluruh jejak asa
Ketika hati merasa lelah
Ku mengadu pada Illahy
Kucoba merintih padaNya
Tuk kembalikan semua yang tlah hilang
Yang tlah memudar dari diriku
Serpihan asa yang pernah menyatu
Dalam kalbu dan urat nadiku
Ketika hati merasa lelah
Ku pasrahkan sgalanya pada yang Berhak
Mengendalikan segenap asaku
Mengatur segala impian dan citaku
Kuhanya mampu berharap
Iakan kembalikan asa itu
Dan berikan sgalanya yang terbaik untukku…
Mengejar impian dan cita
Menatap kekerdilan diri
Renungi kelemahan jiwa
Ratapi kekalahan yang menerpa
Jiwa yang slalu alpha
Ketika hati merasa lelah
Menyadari asa yang kini berserakan
Tercecer tanpa dapat terkendali
Kucoba memahami hakikat diri
Hati yang terlalu rapuh
Tertiup desahan angin lalu
Yang mencoba menghapus cita
Memadamkan seluruh jejak asa
Ketika hati merasa lelah
Ku mengadu pada Illahy
Kucoba merintih padaNya
Tuk kembalikan semua yang tlah hilang
Yang tlah memudar dari diriku
Serpihan asa yang pernah menyatu
Dalam kalbu dan urat nadiku
Ketika hati merasa lelah
Ku pasrahkan sgalanya pada yang Berhak
Mengendalikan segenap asaku
Mengatur segala impian dan citaku
Kuhanya mampu berharap
Iakan kembalikan asa itu
Dan berikan sgalanya yang terbaik untukku…
Hari ini… Detik ini juga… Cobalah kau pergi ke hadapan ibumu… Tatap dan pandangilah wajahnya dalam-dalam…Mungkin ketika ia sedang duduk-duduk istirahat sambil membaca buku kegemarannya… Atau mungkin ketika ia sedang marah, memarahi dirimu atau marah pada semua orang yang ada di dalam rumahmu… Carilah sesuatu di wajahnya… Selamilah binar cinta di matanya… Kasih sayang di bibirnya… Aura kasih di pipinya… Di hidungnya… Di dahinya… Di mana-mana juga anggota tubuh badannya… Di situ akan nampak betapa mahalnya ia selagi ia hidup… Jika kau tidak buta…!
Ktika malam tiba… Disaat ia tertidur lelap… kembalilah menatap wajahnya dalam-dalam… terdapat gurat-gurat senja dibalik wajah anggunnya… kemudian tutuplah matamu perlahan-lahan.. & Coba kau bayangkan ini :
Tiba-tiba setelah bangun tidur besok pagi… Matanya yang terpejam tak akan terbuka tuk selama-lamanya… Tangan halusnya tak lagi mampu membelai rambutmu dan tak dapat lagi tuk menghapus air matamu… Dan tak ada lagi nasehatnya yang selama ini sering kau abaikan… Bayangkan Ibumu sudah tiada lagi di dunia ini !! Dia sudah meninggal !! Menemui Rabbnya di alam sana…..
Tidak sempat kau minta ampun dan minta dihalalkan segala-galanya… Tuk stiap tetes susunya yang berhasil membuat kau tumbuh sehat sampai hari dan detik ini, tuk semua peluh keringat yang terkucur dari setiap kerja kerasnya, tuk segenap letih & penatnya mendidik dan mengasuh anak-anaknya, tuk sakit yang harus ia tanggung karna kelelahannya, tuk semua pengorbanannya dan tuk segala sesuatunya yang belum sempat kau pinta tuk dihalalkan…
Kemudian kau seperti tak percaya semua itu telah terjadi… Lalu kau pegang tangannya yang sudah dingin sambil kau panggil-panggil dia dengan harapan dia akan bangun dan hidup kembali… sekali.. dua kali.. tiga kali.. seratus kali.. seribu kali.. bahkan sejuta kali.. Sekarang, kau menangis… dari air mata jernih hingga kau menangiskan air mata darah, darah putih dan darah merah… Bisakah ibumu hidup lagi ??? Bisakah dia bangun kembali dan tersenyum memeluk anak-anaknya untuk kali kedua setelah dia sudah tidak bernyawa, untuk selama-lamanya ???
Disaat itu… barukah kau akan menyesal dengan segala tingkah lakumu saat dia masih hidup ??? baru saat itukah kesadaran itu akan muncul dalam dirimu??? Pikirkanlah saat ini… Saat ia masih bisa berdiri di sampingmu… Selagi nafasnya masih tercium oleh kehidupan ini… Selama ia masih mampu menatap anak-anaknya penuh cinta..
Apakah kamu sudah benar-benar mampu membahagiakannya ??? ia yang sekian kalinya selalu bahagiakanmu, memenuhi segala kehendakmu… Apakah kamu pernah terfikir untuk membalas segala jasa dan seluruh pengorbanannya ???
Sebelum ada kata terlambat, segeralah bertindak…!!! Lakukanlah apa yang dapat kau lakukan… tidak ada waktu untuk menunda-nunda lagi… Hargailah ibumu selagi ia masih hidup… indahkanlah senyumannya… senangkanlah hatinya… dan kasihkanlah kewujudannya…
Sebab, sekali ibumu pergi menghadap Illahy… sampai kapanpun kau takkan berjumpa dengannya lagi…! Sampai kapanpun… dan sampai kapanpun !! dan penyesalan itu pasti akan sangat menyiksamu kelak jika saat ini kau lengah & tak peduli….. (M.A)
Ktika malam tiba… Disaat ia tertidur lelap… kembalilah menatap wajahnya dalam-dalam… terdapat gurat-gurat senja dibalik wajah anggunnya… kemudian tutuplah matamu perlahan-lahan.. & Coba kau bayangkan ini :
Tiba-tiba setelah bangun tidur besok pagi… Matanya yang terpejam tak akan terbuka tuk selama-lamanya… Tangan halusnya tak lagi mampu membelai rambutmu dan tak dapat lagi tuk menghapus air matamu… Dan tak ada lagi nasehatnya yang selama ini sering kau abaikan… Bayangkan Ibumu sudah tiada lagi di dunia ini !! Dia sudah meninggal !! Menemui Rabbnya di alam sana…..
Tidak sempat kau minta ampun dan minta dihalalkan segala-galanya… Tuk stiap tetes susunya yang berhasil membuat kau tumbuh sehat sampai hari dan detik ini, tuk semua peluh keringat yang terkucur dari setiap kerja kerasnya, tuk segenap letih & penatnya mendidik dan mengasuh anak-anaknya, tuk sakit yang harus ia tanggung karna kelelahannya, tuk semua pengorbanannya dan tuk segala sesuatunya yang belum sempat kau pinta tuk dihalalkan…
Kemudian kau seperti tak percaya semua itu telah terjadi… Lalu kau pegang tangannya yang sudah dingin sambil kau panggil-panggil dia dengan harapan dia akan bangun dan hidup kembali… sekali.. dua kali.. tiga kali.. seratus kali.. seribu kali.. bahkan sejuta kali.. Sekarang, kau menangis… dari air mata jernih hingga kau menangiskan air mata darah, darah putih dan darah merah… Bisakah ibumu hidup lagi ??? Bisakah dia bangun kembali dan tersenyum memeluk anak-anaknya untuk kali kedua setelah dia sudah tidak bernyawa, untuk selama-lamanya ???
Disaat itu… barukah kau akan menyesal dengan segala tingkah lakumu saat dia masih hidup ??? baru saat itukah kesadaran itu akan muncul dalam dirimu??? Pikirkanlah saat ini… Saat ia masih bisa berdiri di sampingmu… Selagi nafasnya masih tercium oleh kehidupan ini… Selama ia masih mampu menatap anak-anaknya penuh cinta..
Apakah kamu sudah benar-benar mampu membahagiakannya ??? ia yang sekian kalinya selalu bahagiakanmu, memenuhi segala kehendakmu… Apakah kamu pernah terfikir untuk membalas segala jasa dan seluruh pengorbanannya ???
Sebelum ada kata terlambat, segeralah bertindak…!!! Lakukanlah apa yang dapat kau lakukan… tidak ada waktu untuk menunda-nunda lagi… Hargailah ibumu selagi ia masih hidup… indahkanlah senyumannya… senangkanlah hatinya… dan kasihkanlah kewujudannya…
Sebab, sekali ibumu pergi menghadap Illahy… sampai kapanpun kau takkan berjumpa dengannya lagi…! Sampai kapanpun… dan sampai kapanpun !! dan penyesalan itu pasti akan sangat menyiksamu kelak jika saat ini kau lengah & tak peduli….. (M.A)
Se0rang PerWira Itu Pantang Untuk Sekadar Meneteskan Air Mata . . .
Baginya ..... :
* Air Mata hanya akan menyatakan ketidak berdayaan diri di mata lawan...
* Air Mata tak akan mampu menyelesaikan setiap masalahnya...
* Air Mata hanya akan melumpuhkan kekuatan yang membara dalam jiwa...
* Air Mata yang menetes bersama asap penyesalan hanya akan meredam api semangat perjuangan...
* Kesuksesan dalam perjuangan tidak akan dapat diraih bila hanya dengan Air Mata yang tertetes...
* Bahkan seorang akan bergelar pengecut bila ia hanya mempersembahkan sebuah Air Mata untuk semua reaksi dari semua yang pernah dilakukan...
Tapi... Ingat Pula !!!
Jiwa kita lebih berhak untuk mempersembahkan Air Mata khusus untuk yang Maha Menciptakannya... Termasuk menciptakan Air Mata untuk kita...!!!
"Sudah banyak derai Air Mata tumpah membasahi bumi dari ekspresi suka dan duka anak manusia... Tapi, entah berapa butir Air Mata dari sekian banyak tangisan itu yang mampu menggapai ridha Allah Azza waJalla...???"
Baginya ..... :
* Air Mata hanya akan menyatakan ketidak berdayaan diri di mata lawan...
* Air Mata tak akan mampu menyelesaikan setiap masalahnya...
* Air Mata hanya akan melumpuhkan kekuatan yang membara dalam jiwa...
* Air Mata yang menetes bersama asap penyesalan hanya akan meredam api semangat perjuangan...
* Kesuksesan dalam perjuangan tidak akan dapat diraih bila hanya dengan Air Mata yang tertetes...
* Bahkan seorang akan bergelar pengecut bila ia hanya mempersembahkan sebuah Air Mata untuk semua reaksi dari semua yang pernah dilakukan...
Tapi... Ingat Pula !!!
Jiwa kita lebih berhak untuk mempersembahkan Air Mata khusus untuk yang Maha Menciptakannya... Termasuk menciptakan Air Mata untuk kita...!!!
"Sudah banyak derai Air Mata tumpah membasahi bumi dari ekspresi suka dan duka anak manusia... Tapi, entah berapa butir Air Mata dari sekian banyak tangisan itu yang mampu menggapai ridha Allah Azza waJalla...???"
- Untuk memahami waktu Satu Tahun, Tanyalah pada seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas..!
- Untuk memahami waktu Satu Bulan, Tanyalah pada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur..!
- Untuk memahami waktu Satu Minggu, Tanyalah pada seorang editor majalah mingguan..!
- Untuk memahami waktu Satu Hari, Tanyalah pada seorang pekerja dengan gaji harian..!
- Untuk memahami waktu Satu Jam, Tanyalah pada seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya..!
- Untuk memahami waktu Satu Menit, Tanyalah pada seseorang yang ketinggalan kereta api..!
- Untuk memahami waktu Satu Detik, Tanyalah pada seseorang yang selamat dari kecelakaan..!
- Untuk memahami waktu Satu Milidetik, Tanyalah pada seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade..!
& Akhirnya sadarkah anda bahwa waktu terus berlalu...???
Siapkah anda mempertanggungjawabkan kepada Allah bagaimana anda menggunakan setiap milidetik waktu anda ???????
- Untuk memahami waktu Satu Bulan, Tanyalah pada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur..!
- Untuk memahami waktu Satu Minggu, Tanyalah pada seorang editor majalah mingguan..!
- Untuk memahami waktu Satu Hari, Tanyalah pada seorang pekerja dengan gaji harian..!
- Untuk memahami waktu Satu Jam, Tanyalah pada seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya..!
- Untuk memahami waktu Satu Menit, Tanyalah pada seseorang yang ketinggalan kereta api..!
- Untuk memahami waktu Satu Detik, Tanyalah pada seseorang yang selamat dari kecelakaan..!
- Untuk memahami waktu Satu Milidetik, Tanyalah pada seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade..!
& Akhirnya sadarkah anda bahwa waktu terus berlalu...???
Siapkah anda mempertanggungjawabkan kepada Allah bagaimana anda menggunakan setiap milidetik waktu anda ???????
Luangkanlah waktu untuk berfikir… Karena berfikir adalah sumber kekuatan !
Luangkanlah waktu untuk membaca… Karena membaca adalah landasan sikap bijaksana !
Luangkanlah waktu untuk bermain… Karena bermain merupakan rahasia awet muda !
Luangkanlah waktu untuk diam… Karena diam adalah kesempatan emas menuju Rabb !
Luangkanlah waktu untuk tertawa… Karena tertawa adalah musik jiwa !
Luangkanlah waktu untuk peduli… Karena peduli adalah kesempatan untuk membantu sesama !
Luangkanlah waktu untuk bersikap santun… Karena sikap santun adalah jalan menuju kebahagiaan !
Luangkanlah waktu untuk berkhayal… Karena hayalan mampu melahirkan masa depan !
Luangkanlah waktu untuk mencintai dan dicintai… Karena cinta adalah anugerah terbesar dari Allah !
Luangkanlah waktu untuk berdo’a… Karena do’a adalah kekuatan terbesar di muka bumi ini !
Luangkanlah waktu untuk membaca… Karena membaca adalah landasan sikap bijaksana !
Luangkanlah waktu untuk bermain… Karena bermain merupakan rahasia awet muda !
Luangkanlah waktu untuk diam… Karena diam adalah kesempatan emas menuju Rabb !
Luangkanlah waktu untuk tertawa… Karena tertawa adalah musik jiwa !
Luangkanlah waktu untuk peduli… Karena peduli adalah kesempatan untuk membantu sesama !
Luangkanlah waktu untuk bersikap santun… Karena sikap santun adalah jalan menuju kebahagiaan !
Luangkanlah waktu untuk berkhayal… Karena hayalan mampu melahirkan masa depan !
Luangkanlah waktu untuk mencintai dan dicintai… Karena cinta adalah anugerah terbesar dari Allah !
Luangkanlah waktu untuk berdo’a… Karena do’a adalah kekuatan terbesar di muka bumi ini !

